Profil Lengkap Kai Havertz, Pemain Gelandang Dari Chelsea

Kai Lukas Havertz merupakan seorang pemain sepak bola yang lahir di Aachen, 11 Juni 1999. Ia berasal dari Jerman dan bermain sebagai gelandang serang atau pemain sayap kanan untuk klub Premier League Chelsea dan tim nasional Jerman.

Melakukan debut bersama Bayer Leverkusen pada tahun 2016, Havertz merupakan pemain termuda yang pernah tampil untuk klub tersebut di Bundesliga dan ia juga dikenal sebagai pemain bola yang gemar bermain game mesin slot melalui salah satu situs daftar slot online terpercaya di Indonesia.

Ia pun menjadi pencetak gol termuda saat membuat gol perdana pada tahun berikutnya. Havertz juga merupakan pemain termuda yang berhasil bermain sebanyak 50 dan 100 kali di Bundesliga.

Lahir di Aachen, Jerman, pengalaman pertama Havertz bermain sepak bola adalah saat ia bergabung dengan klub amatir Alemannia Mariadorf pada usia empat tahun. Kakeknya, Richard, adalah pimpinan klub tersebut.

Pada tahun 2009, ia dikontrak oleh tim divisi dua Alemannia Aachen dan bermain di akademi klub tersebut selama setahun. Di usia 11 tahun, ia bergabung dengan Bayer Leverkusen.

Havertz mencetak 18 gol pada tahun 2016 untuk tim U-17 Bayer Leverkusen dan mendapat Fritz Walter Medal, sebelum bergabung dengan tim senior pada tahun berikutnya.

Havertz melakukan debut untuk Bayer Leverkusen pada tanggal 15 Oktober 2016, saat ia masuk sebagai pemain pengganti untuk Charles Aránguiz dalam pertandingan Bundesliga melawan Werder Bremen yang berakhir dengan kekalahan 1-2.

Saat itu, ia pun menjadi pemain termuda yang melakukan debut di Bundesliga, tepatnya pada usia 17 tahun 126 hari. Rekor tersebut dipatahkan oleh Florian Wirtz pada tahun 2020.

Pada tanggal 17 Februari 2017, Havertz memberikan assist kepada rekan setimnya Karim Bellarabi, yang kemudian menjadl gol ke-50,000 di Bundesliga.

Empat hari kemudian, ia tampil sejak awal pertandingan untuk pertama kalinya di Champions League saat Bayer Leverkusen harus menghadapi Atlético Madrid di babak 16 besar.

Ia terpilih untuk tampil di pertandingan tersebut karena rekan setimnya, Hakan Çalhanoğlu, terkena hukuman larangan bermain. Havertz tidak bisa bermain di pertandingan kedua melawan Atletico Madrid yang berlangsung pada bulan Maret karena bertepatan dengan masa ujian di sekolahnya.

Havertz menyumbangkan gol pertamanya untuk Bayer Leverkusen pada tanggal 2 April 2017. Gol tersebut menjadi penyama kedudukan dalam pertandingan melawan VfL Wolfsburg yang berakhir dengan skor 3-3.

Ia pun memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda bagi Bayer Leverkusen di Bundesliga, pada usia 17 tahun.

Pada musim tersebut, secara total ia bermain sebanyak 28 kali dan mencetak empat gol di semua kompetisi, termasuk dua gol di pertandingan terakhir melawan Hertha BSC. Leverkusen pun mengakhir musim di posisi ke-12.

Pada tanggal 14 April 2018, Havertz, menjadi pemain termuda sepanjang sejarah Bundesliga yang berhasil bermain sebanyak 50 kali, di usia 18 tahun 307 hari.

Ia memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Timo Werner. Di akhir musim, Havertz berhasil membawa Leverkusen beradai di posisi kelima dengan bermain sebanyak 30 kali dan mencetak tiga gol.

Havertz melanjutkan tren positif di musim berikutnya. Hingga pertengahan musim, Havertz merupakan satu-satunya pemain yang tampil di setiap pertandingan dan menghasilkan enam gol.

Pada tanggal 20 September 2018, ia mencetak dua gol untuk pertama kalinya di kompetisi Eropa saat menghadapi Ludogorets Razgrad di kompetisi Europa League 2018–19 yang berakhir dengan kemenangan 3-2.

Ia menjadi pemain termuda Leverkusen yang mencetak gol dari tendangan penalti pada tanggal 26 Januari 2019, saat klub tersebut menghadapi Wolfsburg yang berakhir dengan skor 3-0. Saat itu, Havertz baru berusia 19 tahun, tujuh bulan, 16 hari.

Pada bulan berikutnya, Havertz menjadi pemain termuda kedua yang tampil sebanyak 75 kali di Bundesliga, setelah Julian Draxler. Rekor tersebut ia capai saat bertanding melawan Fortuna Düsseldorf di mana ia mencetak satu gol.

Pada tanggal 13 April 2019, ia pun kembali mencetak gol di pertandingannya yang ke-100 di Bundesliga melawan Stuttgart.

Gol tersebut, ke-13 di musim tersebut, membuat Havertz menjadi pemain termuda yang mencetak 13 gol dalam satu musim setelah pemain Stuttgart Horst Köppel yang melakukannya pada musim 1967–68.

Havertz mencetak gol ke-15 dalam pertandingan melawan Eintracht Frankfurt pada tanggal 5 Mei 2019. Pertandingan yang berkesudahan dengan skor 6-1 tersebut terkenal karena menjadi pertandingan pertama di Bundesliga dengan tujuh gol tercipta di babak pertama.

Di pertandingan terakhir musim 2018-19, Havertz menjadi remaja dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim Bundesliga, setelah mencetak gol ke-17 dalam kemenangan 5-1 melawan Hertha BSC.

Saat laga pembuka musim 2019–20 melawan Paderborn yang berkesudahan 3-2, Havertz mencetak sejarah dengan menjadi pemain termuda kedua setelah Köppel yang membuat 25 gol di Bundesliga.

Pada bulan Desember 2019, di usia 20 tahun, enam bulan, dan empat hari, ia memecahkan rekor Werner sebagai pemain termuda yang bermain sebanyak 100 kali di Bundesliga.

Italia Berhasil Kalahkan Spanyol di Euro 2020 Pada Babak Adu Penalti

Sampai sejauh ini setidaknya terdapat dua negara yang difavoritkan menjadi juara euro 2020, yaitu Spanyol atau Italia.

Akhirnya kedua negara tersebut bertemu di fase semi-final Piala Eropa 2020, walau keduanya diunggulkan, tetapi kedua tim ini memilki perbedaan yang sangat berbeda.

Duel dua raksasa Eropa antara Italia vs Spanyol tersaji di Euro 2020. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/7/2021) dinihari WIB di Stadion Wembley.

Baik Italia maupun Spanyol sama-sama menjadi tim favorit dalam Piala Eropa 2020. Kedua kesebelasan tampil produktif sejak fase grup sampai saat ini.

Italia melaju mulus dan total sudah membukukan 11 gol dari fase grup hingga babak perempatfinal. Ciro Immobile dkk juga meraih kemenangan 100 persen sebelum menapak ke empat besar.

Sementara itu, Spanyol sempat tersendat di dua laga awal babak grup dengan dua hasil imbang kontra Swedia dan Polandia.

La Furia Roja meledak setelah meraih kemenangan telak 5-0 atas Slovakia, disusul kemenangan 5-3 atas Kroasia pada 16 besar, serta menyingkirkan Swiss via adu penalti pada perempatfinal.

Persamaan kualitas di antara Italia dan Spanyol mendapat tanggapan dari mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid, Fabio Capello.

Pria 76 tahun tersebut mengamini bahwa kedua tim sama-sama tangguh dan berbahaya di Piala Eropa 2020.

Meskipun demikian, Capello menilai kedua kesebelasan memiliki perbedaan dalam gaya permainan. Spanyol dinilainya bermain lamban tapi berkualitas, sementara Italia besutan Roberto Mancini memainkan tempo yang lebih cepat.

“Ini akan sulit bagi kedua tim karena Spanyol memiliki sistem yang tidak terlalu cepat. Mereka berlandaskan pada banyaknya sentuhan lambat tanpa ritme yang bagus, tapi mempunyai banyak kualitas,” kata Capello, dilansir dari Mundo Deportivo.

“Mereka memiliki pemain-pemain yang bisa mengancam siapa pun. Itu bisa berbahaya sekali buat Italia,” sambungnya.

“Roberto Mancini memainkan sepakbola yang cepat, berkualitas, dan menyenangkan…,” demikian kata Fabio Capello menatap duel Italia vs Spanyol di Piala Eropa 2020.

Dan hasil dari pertandingan ini sangatlah epic, karena kedua tim harus melanjutkan pertandingan mereka hingga ke babak pinalti.

Hasil akhir pinalti membuat Italia menang antas spanyol sehingga bisa lolos ke final Euro2020. Leonarddo Bonucci tetap mengingatkan agar mereka tidak euphoria secara berlebihan.

Kelolosan itu didapat Gli Azzurri setelah memenangi adu tos-tosan 4-2 menyusul hasil seri 1-1 sampai laga bubar dalam semifinal di Wembley, Rabu (7/7/2021) dinihari WIB. Di kubu Italia, hanya Manuel Locatelli yang gagal mengonversi penalti sedangkan dua penendang penalti Spanyol yang gagal adalah Dani Olmo dan Alvaro Morata.

Dengan ini berarti Italia berhak maju ke partai puncak Euro 2020 dan akan berhadapan dengan pemenang antara Inggris vs Denmark. Italia memburu gelar juara Eropa pertamanya setelah mengkangkat trofi itu pada 1968 alias 53 tahun silam.

Bonucci mewanti-wanti begitu lega dengan sukses Italia melangkah ke final. Skuad Italia agar mempertahankan rasa lapar akan gelar juara di final.

“Ini adalah pertandingan terberat yang pernah kumainkan,” ucap Bonucci dilansir Football-Italia. “Aku mengucapkan selamat kepada Spanyol atas apa yang sudah mereka tunjukkan.”

“Tapi sekali lagi tim Italia ini menunjukkan hati, determinasi, dan kemampuan untuk mengatasi momen-momen sulit dan lotere penalti diberikan kepada kami. Kemenangan yang Anda peroleh dengan penderitaan selalu yang paing nikmat,” sambung pemain senior Juventus itu.

“Sekarang cuma tinggal satu centimeter lagi. Hanya satu centimeter… Luar biasa dengan apa yang sedang kami lakukan, kami tidak seharusnya merasa sudah kenyang.”

“Kami menjejak final, lima hari lagi, dan kami perlu rasa lapar yang sama dan semangat pengorbanan untuk membawa pulang trofi juara ini setelah bertahun-tahun,” cetus Bonucci usai Italia maju ke final Euro 2020.

Berita Seputar Pemain  Sepak Bola : Gareth Bale dan Lionel Messi

Salah satu pemain bintang asal Spurs yaitu Bale dikabarkan tidak tertarik lagi untuk menggunakan jersey Spurs pada musim depan.

Bale bahkan membuka kemungkinan bermain di Liga Amerika Serikat atau MLS. Seperti dikabarkan Marca, Rabu (30/6/2021), Bale dikabarkan tengah mempertimbangkan olsi untuk menyebrang ke Liga Amerika Serikat (AS), atau MLS.

Bale memang dikabarkan tertarik bermain di kompetisi MLS. Menurutnya, Liga Amerika telah benar-benar mengalami perkembangan yang pesat. Tak ayal banyak pemain bintang yang memilih untuk melanjutkan kariernya di Negeri Paman Sam tersebut.

Kemungkinan Bale pun bisa mengikuti tren tersebut. Apalagi, dia merasa cukup percaya diri Liga Amerika bakal terus berkembang menjadi lebih lagi. Terlebih dia tak dapat jaminan bakal mendapat tempat di Madrid.

Melihat situasi Bale di Madrid yang sudah tidak terlalu dipentingkan lagi, maka wajar saja jika pemain tersebut mencoba mencari klub baru yang akan dibelanya pada musim depan.

Tentu ketertarikan Bale itu bakal berakhir manis asal ada klub yang mau membelinya. Dengan harga dan gaji Bale yang sangat tinggi, maka hanya segelintir klub Liga Amerika saja yang kemungkinan dapat mendatangkan pemain asal Wales itu dari Madrid.

Salah satu yang bisa saja mendatangkan Bale pun adalah LA Galaxy, tim yang pernah mendapatkan tanda tangan beberapa pemain bintang Eropa seperti David Beckham, Zlatan Ibrahimovic, dan Javier Hernandez.

Selain itu, salah satu bintang di la liga yaitu Lionel Messi juga kontraknya sudah berakhir dengan klub Barcelona.

Kontrak Messi selesai per 30 Juni 2021. Itu artinya pada 1 Juli pukul 00.00 waktu Barcelona atau sekitar 06.00 WIB, La Pulga sudah berstatus bebas transfer.

Peraih Ballon d’Or enam kali itu berulang kali dikaitkan dengan dua klub kaya raya yaitu Paris Saint-Germain dan Manchester City. Kubu Les Parisiens bahkan secara terang-terangan mengumumkan ke publik sangat menginginkan Messi.

Klub Ibu Kota Prancis itu ingin memasukkan Messi ke dalam proyek besar yakni memenangkan Liga Champions. Sebab hingga kini pencapaian terbaik PSG hanya merasakan atmosfer laga pamungkas.

Sementara City dikaitkan dengan La Pulga karena sosok sang pelatih Pep Guardiola. Banyak pihak berspekulasi jika mereka akan bereuni di Etihad Stadium.

Dari kubu Blaugrana hingga detik ini belum juga mengumumkan perpanjangan kontrak Messi. Menurut laporan Bleacher Report, Kamis (1/6/2021), Messi tidak memiliki kontrak dengan Barcelona untuk pertama kalinya sejak 2000.

Namun Barcelona tak melepas sang megabintang begitu saja. Presiden baru mereka Joan Laporta berusaha mati-matian untuk mempertahankannya.

Sayangnya Laporta terganjal masalah dalam mempertahankan Messi. Sebab La Pulga dan pemain Barcelona lainnya memiliki gaji yang tinggi.

Liga Spanyol sendiri menerapkan batas gaji selama pandemi Covid-19. Sementara Presiden La Liga Javier Tebas mengatakan saat ini total tagihan pemain Barcelona telah melebihi batasan yang telah ditentukan.

Barcelona tentu harus cepat menemukan solusi. Jika tidak, mereka akan melihat Messi berseragam klub lain untuk pertama kali sepanjang karier.

Messi sendiri sempat dikabarkan ingin hengkang dari tim ini sebelum masa kontraknya habis, namui ia tidak mau bertikai dengan Barcelona sehingga memilih untuk menjalani tahun terakhirnya di Barcelona.

Bahkan di musim terakhirnya Dia tetap tampil profesional dan bahkan mengantarkan Barcelona menjuarai salah satu kejuaraan yaitu Copa del Rey.

Bagi kalian yang gemar mendengar kabar berita seputar bola atau olahraga bisa terus pantengin situs terpercaya satu ini. Adapun para pemain judi online yang ingin mengetahui tips atau berita seputar slot online bisa membuka situs slot online terpercaya. Nantinya kamu akan mengetahui informasi terkini mengenai game slot paling gacor dan mudah menang.

Berita Seputar Euro 2021 : Inggris vs Jerman Yang Wajib Kamu Ketahui

Euro saat ini sudah mulai semakin seru, karena tim-tim dari berbagai negara partisipan mengeluarkan taktik dan gaya permainan terbaik mereka.

Jerman nanti akan melawan Inggris pada babak 16 besar Euro 2020. Manajer Timnas Jerman, Joachim Loew, mengakui pertandingan itu akan sangat berbeda dibanding duel sebelum-sebelumnya.

Timnas Jerman memastikan satu tiket ke babak 16 besar Euro 2020 setelah Hasil imbang 2-2 yang didapatkan timnya melawan Hungaria memastikan Der Panzer mengunci posisi runner up grup F.

Berdasarkan bagan pertandingan yang dibuat FIFA, Jerman harus menghadapi juara Grup D. Kebetulan Inggris menjadi tim yang akan berhadapan dengan Jerman nanti.

Loew yakin pertandingan ini akan berjalan dengan sengit. “Saya yakin pertandingan melawan Inggris ini akan jadi pertandingan yang sangat berbeda,” ujar Loew yang dikutip Sportsmole, Kamis (24/6/2021).

Manajer Jerman tersebut juga menyebutkan bahwa pertandingan melawan Inggris akan lebih seru karena kedua tim sama-sama akan tampil menyerang sejak awal laga.

“Hari ini, Hungaria bermain dengan parkir bus. Semua pemain mereka ikut bertahan, dan semua pemain mereka mencoba merebut bola,” ujar Loew.

“Sementara melawan Inggris, mereka akan bermain di kandang mereka [Wembley]. Mereka akan tampil menyerang sehingga jalannya pertandingan akan lebih terbuka daripada pertandingan hari ini,” imbuh pelatih Timnas Jerman itu.

Loew juga menegaskan Jerman harus berbenah total sat menghadapi Inggris. Ia menilai timnya bakal kalah jika tampil seperti saat menghadapi Hungaria.

“Kami harus memperbaiki banyak hal. Kami harus lebih waspada, terutama dalam skema bola-bola mati. Kami tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama lagi,” ucap Loew.

“Namun seperti yang saya katakan, pertandingan melawan Inggris nanti akan sangat berbeda, dan kami tidak sabar memainkan laga itu,” ujarnya.

Selain itu, dari sisi timnas Inggris juga mengungkapkan pernyataan mereka jelang laga mereka dengan timnas dari Jerman.

Seperti salah satu mantan bek MU yaitu Gary Naville yang mengungkapkan bahwa Bukayo Saka harus menjadi starter di Timnas Inggris melawan Jerman saat sang pakar mengungkapkan starting XI versinya untuk menghadapi Jerman.

Inggris akan menghadapi rival lama mereka di Wembley pada babak 16 besar Euro 2020 dan kedua belah pihak tampil berimbang setelah penampilan yang tidak konsisten di babak penyisihan grup.

Gol penyama kedudukan Leon Goretzka melawan Hungaria tidak hanya membuat Jerman malu, tetapi juga menyelamatkan perjalanan mereka di Euro 2020 untuk memastikan mereka finis kedua di Grup F.

Neville yakin Inggris dapat memanfaatkan kelemahan Jerman dengan mencocokkan formasi mereka dan memainkan lima bek dengan bek sayap.

Kyle Walker, John Stones dan Harry Maguire akan mengisi tiga bek Neville, dengan Reece James dan Luke Shaw sebagai bek sayap.

Declan Rice dan Kalvin Phillips mempertahankan tempat mereka di lini tengah, tetapi ada kejutan di lini depan karena Saka dipilih bersama Raheem Sterling dan Harry Kane.

Saka memenangkan man of the match dalam start pertamanya di Euro 2020 melawan Republik Ceska, tetapi tidak ada tempat untuk Jack Grealish di tim Neville.

Gary Neville juga menjelaskan bahwa dia ingin Bukayo Saka dan Raheem Sterling tetap berada di garis terdepan melawan Jerman dan ingin melihat Rice dan Phillips mengawasi Toni Kroos dan Ilkay Gundogan dari dekat

Setelah kalian sudah mengetahui berita seputar Euro, kami juga akan memberikan rekomendasi situs judi online yang membahas mengenai tips dan trik bermain judi online yang mudah menang. Jadi yuk langsung saja kunjungi dan gabung sekarang juga.

Pemain Liga Inggris Terbaik Musim Ini Yang Harus Kamu Tahu!

Sepak bola memang seringkali menjadi obat penghibur bagi banyak orang. Apalagi, di tahun pandemic seperti saat ini.

Walaupun tak bisa dipungkiri bahwa sepak bola juga terpengaruh ecara finansial karena adanya pandemic virus corona serta pertandingan sudah berlangsung di stadion – stadion kosong, namun kehadiran mereka sangat berarti di tengah kesulitan yang dialami manusia seantero dunia ini.

Premier League juga terus menjadi liga paling populer di dunia. Liverpool sendiri meraih gelar musim lalu di tengah situasi sulit, sempat terhentinya kompetisi karena pandemic virus corona yang menjangkiti Inggris.

Sepak bola juga terus menjadi ajang yang menarik di dunia yang dibatasi oleh pandemic dan para pemain tetap bisa beraksi menunjukkan permainan terbaiknya di masa – masa sulit ini.

Liga Inggris membanggakan persaingan yang mereka miliki terbaik di dunia kerena adanya pesepak bola kelas dunia.

Dan rasanya klaim tersebut pantas saja karena nyatanya di masa pandemic ini, hanya klub – klub Inggris yang masih bisa belanja pemain dengan banderol mahal. Lalu, siapa saja sih pemain terbaik Premiere League sepanjang tahun ini? Yuk simak di bawah ini.

1.Jamie Vardy

Jamie Vardy

Siapa yang bisa mengira bahwa striker veteran dari Leichester City, Jamie Vardy ini masih memiliki insting yang tajam dalam mencetak gol.

Bahkan, bisa dibilang pada tahun 2020 kemarin, ketajaman Vardy semakin meningkat lagi. Ia bahkan bisa mencium bau peluang emas sekecil apapun. Sehingga tak heran jika ia sering kali menangkan permainan slot online terpercaya karena ia bisa mencari peluang besar dalam memilih jenis permainan judi online.

Seperti julukan tim nya, Leichester City, The Foxes, Vardy adalah serigala di dalam kotak penalty lawan. Torehan 23 golnya di musim lalu menjadikannya sebagai top skorer Liga Inggris, sebuah penghargaan yang tak bisa digapai Vardy di juara beberapa musim lalu.

Di musim ini pun, ketajamannya masih belum juga hilang. Ia masih tetap berbahaya dan kini sudah menorehkan 11 gol. Hanya tertinggal 2 saja dari pemuncak kalsemen tip skor Liga Inggris, Mohamed Salah.

2.Kevin De Bruyne

Kevin De Bruyne

Manchester City memang seperti sedang dijauhi dewi fortuna, setelah gagal juara musim lalu karena kalah jauh dari Liverpool. Kali ini pun Manchester City masih terlihat gamang dan belum sanggup mengejar Liverpool.

Tapi situasi itu bisa semakin buruk jika Kevin De Bruyne tidak tampil fantastis. Semua orang masih mengakui sentuhannya masih begitu aduhai dan membius sehingga tetap berbahaya sebagai playmaker Manchester City.

Pemain terbaik Liga Inggris PFA pun berhasil disabet oleh De Bruyne sebagai bukti bahwa ia masih menyandang status sebagai salah satu Playmaker terbaik Liga Inggris.

Andai saja dirinya tidak cedera panjang, mungkin sehatusnya musim ini pun bisa menjadi milik Kevin De Bruyne.

3.Sadio Mane

Sadio Mane

Orang – orang terkadang mungkin lupa dan dibutakan oleh ketajaman Mohamed Salah sebagai ujung tombak serangan Liverpool.

Memang Liverpool selalu bermain dengan 3 bomber, namun Salah seringkali ditinggal sendiri di depan sehingga bisa mencetak banyak gol.

Tapi orang lupa jika Salah tak akan pernah bisa mendapat pasokan bola jika taka da kerja keras dari seorang Sadio Mane. Jika menonton pertandingan Liverpool dengan seksama, Mane merupakan pemain pertama yang akan menjalankan skema gegenpressing.

Untuknya para suporter Liga Inggris musim lalu tidak buta dan menyerahkan penghargaan pemain terbaik pada Mane. Di musim ini meski torehan gol dan assists-nya tidak seberapa, tetapi kerja kerasnya tetap penting sehingga membuatnya jadi salah satu pemain terpenting Liverpool.

4.Bruno Fernandes

Bruno Fernandes

Jika bukan Bruno Fernandes, mungkin Manchester United tak akan bisa berada di posisi saat ini, anggapan ini memang benar adanya. Sejak kedatangannya Januari tahun ini, Bruno Fernandes seakan seperti seorang diri mengangkat peforma Manchester United.

Mulai dari kontribusi gol, visi permainan yang sangat jenius hingga pergerakan tanpa bola yang bisa membuka pemain lain masuk, adalah sedikit dari banyak kemampuan Bruno. Bak seorang penyihir, ia selalu mampu jadi sosok protagonis bagi Manchester United.

Secara total sejak masuk membela Manchester United, Bruno Fernandes telah menorehkan 25 gol dan 15 assists hanya dalam 42 laga saja. Padahal seperti yang kita tahu, sebelum Bruno datang, Manchester United hanya tim pesakitan saja pada musim lalu karena tak punya playmaker mumpuni.

Itulah 4 pemain terbaik liga Inggris yang harus kalian ketahui. Semoga bermanfaat.