Arsip Kategori: Liga Champion

Profil Thomas Muller, Salah Satu Pemain Bayern Munchen Terbaik

Thomas Müller adalah pemain sepak bola asal Jerman yang bermain dan menjadi wakil kapten untuk Bayern München dan tim nasional Jerman.

Sebagai pemain judi online terbaik yang serba guna, Müller selalu bermain di situs daftar joker123 terbaru sebagai gelandang atau penyerang, dan telah bermain dalam berbagai posisi menyerang – gelandang serang, penyerang bayangan, penyerang tengah, serta pemain sayap.

Dia dipuji karena pengaturan posisi, kerja tim dan stamina, tingkat produktivitas, serta konsistensi dalam mencetak dan menciptakan gol.

Sebagai produk dari sistem akademi usia muda, dia memulai musim pertamanya secara penuh pada musim 2009–2010 setelah Louis van Gaal ditunjuk sebagai pelatih utama, dia bermain di hampir seluruh pertandingan hingga klub memenangkan gelar double di Bundesliga dan DFB-Pokal, serta mencapai Final Liga Champions UEFA 2010.

Müller mencetak 23 gol pada musim 2012–2013 saat Bayern memenangkan treble historis; gelar di Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions.

Müller masuk ke dalam tim nasional Jerman pada tahun 2010. Pada Piala Dunia 2010 dia mencetak lima gol dalam enam pertandingan saat Jerman meraih peringkat ketiga.

Dia menjadi Pemain Muda Terbaik dalam turnamen dan memenangkan Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak, dengan lima gol dan tiga assist.

Pada Piala Dunia 2014 dia berperan penting dalam membantu tim memenangkan trofi, mencetak lima gol dan menerima Silver Ball sebagai pemain terbaik kedua dan Silver Boot sebagai pencetak gol terbanyak kedua, serta masuk ke dalam World Cup All Star XI dan 2014 FIFA World Cup Dream Team.

Pada tahun 2014, Müller menempati peringkat kelima dalam daftar pemain sepak bola terbaik di dunia menurut The Guardian.

Lahir di Weilheim, Müller bermain sebagai pemain tim usia muda untuk TSV Pähl, dan pada umur 10 tahun dia melakukan perjalanan sejauh 50 km (31 mi) untuk bergabung ke dalam tim Bayern München pada tahun 2000.

Dia berkembang melalui sistem tim usia muda dan menjadi bagian dari tim yang memperoleh runner-up di Bundesliga U-19 pada tahun 2007.

Dia memulai debut di tim cadangan pada Maret 2008 saat dia menggantikan Stephan Fürstner dalam pertandingan Regionalliga melawan SpVgg Unterhaching.

Pada pertandingan tersebut dia mencetak gol. Dia bermain dalam dua pertandingan Regionalliga lainnya pada musim 2007–2008, saat tetap bermain untuk tim U-19.

Pada musim berikutnya, tim kedua Bayern lolos ke 3. Liga yang baru dibentuk, dan Müller menjadikan dirinya sebagai pemain kunci – bermain dalam 32 dari 38 pertandingan dan mencetak 15 gol, menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak kelima dalam liga tersebut.

Dia juga terlibat dalam tim utama di bawah pelatih saat itu Jürgen Klinsmann; saat dia tampil dalam pertandingan persahabatan pra-musim, dan memulai debut penuhnya pada 15 Agustus 2008, saat dia menjadi pemain pengganti untuk Miroslav Klose pada sepuluh menit terakhir dari pertandingan Bundesliga melawan Hamburger SV.

Meski Müller merasa bahwa penampilannya tidak berlangsung baik, dia kembali tampil dalam tiga pertandingan Bundesliga pada musim tersebut dan memulai debut di Liga Champions pada 10 Maret 2009 saat menjadi pemain yang menggantikan Bastian Schweinsteiger pada menit ke-72 dalam kemenangan 7–1 atas Sporting CP.

Dia mencetak gol terakhir saat mereka menang dengan skor agregat 12–1. Pada Februari 2009, Müller menandatangani kontrak pertamanya untuk tim senior dengan kesepakatan selama dua tahun efektif dari musim 2009–2010 bersama dengan rekannya Holger Badstuber.

Müller mewakili Jerman di berbagai tingkatan usia muda, dimulai dengan U-16 pada 2004.[3] Pada Agustus 2009, dia dipanggil ke dalam tim U-21 untuk memulai debutnya pada pertandingan persahabatan yang berakhir kekalahan 3–1 dari Turki.

Dia memperoleh enam penampilan untuk tim U-21 dan mencetak satu gol, yakni gol kedelapan dalam pertandingan dengan kemenangan akbar 11–0 atas San Marino.

Pada bulan Oktober pada tahun yang sama, penampilan tetap Müller untuk tim utama Bayern menyebabkan manajer tim nasional Jerman Joachim Löw mempertimbangkan pemanggilannya, meski mendapat penolakan awal dari pengurus Bayern München.

Pada bulan berikutnya, Müller masuk ke dalam skuat untuk pertandingan melawan Pantai Gading. Akan tetapi, pertandingan ini beriringan dengan wafatnya kiper tim nasional Robert Enke, yang menyebabkan pembatalan pertandingan melawan Chili di pekan yang sama.

Dengan kurangnya kesempatan memainkan pemain baru, bersamaan dengan tim U-21 yang menghadapi kualifikasi Kejuaraan Eropa U-21 2011, Löw dan manajer tim U-21 Rainer Adrion sepakat bahwa Müller masih dibutuhkan untuk tim U-21, dan Müller dipanggil kembali ke tim U-21.

Dia kembali ke dalam skuat tim senior pada pertemuan berikutnya, yakni pada sesi latihan di Sindelfingen pada Januari 2010, dan masuk ke dalam skuat untuk pertandingan berikutnya, yakni pertandingan persahabatan melawan Argentina pada bulan Maret.

Dia memulai debutnya dalam pertandingan ini sebagai pemain lini utama di Allianz Arena, stadion klubnya. Dia digantikan pada menit ke-66 dengan sesama debutan Toni Kroos saat Jerman kalah 1–0.