Brugge Tak Takut PSG Walau Ada Messi

Club Brunge ternyata bisa mengalahkan PSG di ajang Liga Champions. Club ini memang harus diakui memiliki nyali yang cukup kuat karena mereka tak takut biarpun akan berhadapan dengan Lionel Messi dan kawan kawan.

Club Brugge vs Paris Saint-Germain (PSG) bermain pada Stadion Jan Breydel, Bruges di hari Kamis 16 September 2021 dini hari WIB pada ajang matchday pertama Liga Champions Grup A. PSG bermain bersama trio fantastisnya yaitu Neymar, Kylian Mbappe, dan Lionel Messi.

Bahkan, PSG juga jelas sangat diunggulkan di atas kertas. Namun ternyata dan tidak disangka, di 90 menit laga, Club Burgge bisa menahan skor secara imbang 1-1!

Ander Herrera juga bisa membuat Les Parisiens unggul duluan pada menit ke – 15. Pada menit ke – 27, Club Brugge juga bisa menyamakan antara kedudukan mereka lewat Hans Vanaken. Kedudukan mereka pun sama kuatnya hingga peluit akhir berbunyi.

Walaupun PSG mendominasi penguasaan dengan rasio 64% : 34%, namun ternyata club Brungge masih dinilai lebih efektif. PSG hanya bisa melepaskan 9 tembakan dengan 4 tembakan yang mengarah ke gawang.

Di sini, tuan rumah lebih kuat karena bisa melepaskan 16 tembakan dengan 7 tembakan yang mengarah ke gawang. Club Brugge bahkan tak takut untuk bermain dengan kasar.

Tim asal Belgia itu jika ditotal sudah melakukan 12 pelanggaran. Sedikit lebih banyak dari PSG, yang membuat 9 pelanggaran. Hasil ini membuat PSG dan Club Brugge sementara menduduki peringkat ke 2 dan 3 pada Grup A Liga Champions. Manchester City menjadi sang pemuncak dengan 3 poin serta RB Leipzig dengan 0 poin di posisi keempat.

Pelatih dari Club Brugge yang bernama Philippe Clement memberi tahu rahasia bagaimana timnya bisa meredam PSG. Philippe Clement memberikan penjelasan jika Club Brugge bermain dengan penuh nyali. Mereka tidak takut walaupun PSG punya Messi, Mbappe, dan Neymar!

“Kami membuktikan kalau kami punya nyali. Nyali!” terangnya. “15 Menit pertama kami kesulitan, tapi selanjutnya kami menemukan permainan kami. Saya sangat bangga,” imbuhnya.

Philippe Clement juga memberikan tambahan bahwa adanya dukungan suporter yang berada di lapangan juga menjadi motivasi tambahan pada ajang Liga Champions ini. Bahkan, bisa dibilang, inilah yang menjadi salah satu laga bersejarah bagi tim mereka.

“Pemain saya memainkan pertandingan bersejarah di sini,” ungkapnya. “Kami berjuang sampai akhir, setiap keringat pemain adalah kemuliaan. Kami percaya dengan itu dan kami adalah tim yang kuat,” tutupnya.

Turun dengan susunan pemain yang mencolok, Paris Saint-Germain ditahan tetap imbang di skor 1-1 oleh Club Brugge. Bahkan PSG juga kelihatannya cukup kesulitan dalam mengembangkan permainan walaupun tidak dominan.

PSG telah mendominasi penguasaan bola semenjak sepak awal laga melawan Club Brugge di Jan Breydelstadion tepatnya di hari Kamis 16 September 2021 dini hari WIB, pada Matchday 1 Liga Champions. Bahkan secara keseluruhan pun akhirnya PSG memberikan catatan 64% penguasaan bola.

Tapi pertahanan rapat serta gigih dari pihak Brugge membuat PSG sulit membuat peluang. Dari 9 percobaan yang dilakukan mereka, hanya ada 4 yang mengarah ke gawang.

Sementara club Brugge berhasil memaksimalkan selisih antara jarak tiap pemain PSG untuk menebar banyak ancaman. 16 tembakan dilepaskan oleh Brugge, dengan 7 di antaranya on target.